Skip to main content

Konsep Ummah dan Masyarakat Islami


Ummah merupakan sekumpulan individu yang hidup dalam sebuah organisasi atau  masyarakat. Konsep ummah pertama kali tercantum jelas dalam piagam madinah. Dalam piagam Madinah, rumusan pengertian ummat merupakan langkah Nabi untuk mempersatukan umat islam sesuai dengan muatan pasal 1 piagam madinah yang isinya : “Sesungguhnya mereka adalah umat yang satum tidak termasuk golongan lain”. Ini merupakan pernyataan yang sungguh mempersatukan orang-orang muslim yang berasal dari dua golongan besar, yaitu Muhajirin dan Anshar, dan berbagai suku dan golongan sebagai umat yang satu. Dasar yang mengikat ini adalah akidah islam, yang membedakan mereka dari umat lain.
Dilihat dari konsep ini, jelas bahwa kedudukan Piagam Madinah adalah untuk menyatukan suku-suku dalam umat Islam untuk menegakan hukum Allah Ini berarti bahwa bentuk negara yang dibentuk pada masa Nabi melalui konstitusi Madinah adalah negara teokrasi islam. Pengembangan masyarakat Islam secara konseptual dapat diartikan sebagai sistem tindakan nyata yang ditawarkan alternatif model pemecahan masalah ummah dalam bidang sosial ekonomi dan lingkungan dalam perspektif Islam.  Tujuan dengan adanya konsep ummah ini adalah adanya masyarakat yang disebut dengan madani. Masyarakat madani merupakan model masyarakat yang dibangun oleh Nabi Muhammad selepas hijrah ke Madinah. Masyarakat madani ini suatu tatanan masyarakat yang menekankan pada nilai-nilai demokrasi, transparansi, toleransi, potensi, aspirasi, motivasi, partisipasi, konsistensi, komparasi, koordinasi, dan lain-lain. Pada dasarnya, prinsip-prinsip dasar masyarakat madani (islami) diungkapkan dalam Al-qur’an dan sunnah adalah meliputi persaudaraan, persamaan, toleransi, amar ma’ruf nahi munkar, musyawarah, keadilan, dan keseimbangan.
Salah satu konsep yang ditawarkan oleh Dr. Adian Husaini yang disampaikan dalam Training Kepemimpinan Nasional Tingkat II adalah jika benar-benar ingin menciptakan masyarakat islami yaitu dengan membuat sebuah peradaban, dimana suatu kelompok yang mempunyai visi misi sama menempati suatu pulau atau suatu tempat tertentu untuk menciptakan pola kaderisasi yang pada akhirnya tercipta peradaban Islam yang diinginkan. Konsep yang ditawarkan di atas selaras dengan gerakan yang dipelopori oleh H. Ahmad Faiz Zainuddin, S.Psi, M.Sc (Founder and Master Trainer SEFT) dimana beliau ingin menciptakan peradaban LoGOS (Loving God, Blessing Other, Self Improvement) yang artinya adalah dikumpulkan orang-orang yang mempunya visi dan misi sama kemudian dibentuk karakternya untuk senantiasa memcintai Allah yang bermanfaat untuk orang lain dengan saling berbagi, dan orang-orang yang senantiasa terus memperbaiki dirinya sampai dengan sebaik-baiknya, semakin hari semakin baik. Jadi ketika suatu saat Allah memanggilnya maka dalam keadaan yang terbaik (khusnul khotimah). Dari sinilah dimulai suatu pola kaderisasi yang diharapkan semakin hari semakin banyak orang-orang yang tercerahkan dengan cahaya islam dan terjadilah pola masyarakat yang  benar-benar islami.
Dalam pembentukan suatu peradaban itu tentu harus adanya seorang pemimpin yang mana pemimpin itupun tidak terlahir sendiri, tapi pemimpin itu lahir bersama satu generasinya untuk mewujudkan visi misi yang ada. Mungkin bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika sesama ummat muslim saja masih saling membenci, saling bermusuhan, dan saling merebutkan kader padahal masih banyak prioritas-prioritas yang harus segera diselesaikan. Sungguh, jika sesama muslim hanya mencari perbedaan maka sampai kapanpun umat muslim tidak akan pernah bersatu, tetapi harusnya ummat mencari satu persamaan yang mana satu itu bisa mempersatukan dalam menciptakan peradaban islami. Menghancurkan kebathilan yang merajarela dimuka bumi ini.


Comments

Post a Comment

Silahkan Berkomentar dan Sesuai dengan Topik Pembahasan...

Popular posts from this blog

MengenalMU Melalui Rasa

Yaa…. Alam saling merangkai Saling melengkapi Saling menghidupi Saling sahut menyahut Subhanallah…. Terhamparnya bumi Memunculkan segala sesuatu Bukti karunia sang ilahi Terhadap manusia yang berasal dari surgawi Tetapi… Manusia kini bukannya bertafakur dan bersyukur, akan nikmat Allah SWT yang maha ghofur Memahami nafas yang terus – menerus berhembuspun sering lupa Tetapi tak pernah lupa dengan hembusannya asap rokok Seakan mereka mengurangi nikmat Allah yang telah di berikan padanya Manusia kini bukannya menjemput dunia dan seisinya dengan lewat solat sunah qobla shubuh Mereka hanya memahami mimpi – mimpi lewat tidur panjangnya dan melupan shubuh Mereka seakan tak butuh untuk mencapainya, dan cukup untuk menikmatinya dalam lelap Mereka seakan menghiraupan gaungan kemenangan yang dilantunkan saat tiba shubuh Lalu cukupkah dengan seperti ini ? Gunung – gunung yang tertancap Bumi yang terhampar Laut yang membentang Matahari denga...

Jihad Dalam Diri

Jihad adalah kesungguhan, berarti ia bersungguh – sungguh dalam melakukan sesuatu hal. Diri ini ada sesuatu yang lain didalamnya dan sesiapa yang mengikuti nya bahkan mengumbarnya maka ia akan celaka tapi dalam melawannya kita kita boleh membunuhnya karena kita pun memerlukan sesuatu tersebut, yan sesuatu itu adalah hawa nafsu. Disisi lain kita merasa risi karena ia selalu condong dengan kepuasan diri dan hal – hal nyang negatif tetapi disisi lain kitapun memerlukannya untuk keberlangsungan proses kehidupan ini. Oleh karena kita rasulullah pernah berkata bahwa jihad paling besar adalah jihad dalam diri untuk melawan hawa nafsu. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk melawan dan mengendalikan hawa nafsu: 1.       Meluruskan Niat Hendaklah sesiapa yang ingin mengendalikan hawa nafsu, ia harus memiliki niat yang lurus dan niat yang lurus dan benar   cirinya hanya satu ialah ia selalu menyandarkan semuanya kepadaallah swt. Ia selalu menghara...

Cuek Kunci Sukses

Kesuksesan dalam hidup adalah dambaan setiap insan. Banyak diantara mereka yang merelakan segalanya hanya demi meraih kata sukses. Padahal makna sukses sendiri masih majemuk dan tak abadi. Terlepas dari itu semua gambaran secara umum makna sukses adalah seseorang yang mempunyai rumah mewah, kendaraan mewah, harta berlimbah dan lain sebagainya yang bersifat duniawi. Bagaimana dengan makna akherat? Kalo makna akhiratnya kata sukses adalah terhindar dari siksa neraka dan masuk surga, itu gool akhirnya sedangkan permulaan nya bisa dirasakan didunia ini seperti kehidupan yang tentram, damai dan nyaman jika mengingat sang ilahi. Apapun tujuan kita mau menggapai kesuksesan dalam makna dunia maupun akhirat terserahlah, hanya saja saran saya anda bisa menggapai semuanmya itu jauh lebih baik. Hehee ok terlepas anda mau menggapai yang mana saya akan memberikan sedikit Kunci Suksesnya. Ada yang tau kunci suksesnya? Cuek… Ya itu adalah kunci suksesnya. Cuek saja. Untuk menggapai kesukse...